
Weekly Tabloids – Janice Tjen tampil luar biasa, tetapi laga maraton 2 jam 20 menit mengakhiri langkahnya di Toronto Open. Perjuangan Janice Tjen di ajang WTA 1000 Toronto Open 2026 menyita perhatian pencinta tenis dunia. Petenis Indonesia tersebut menghadapi lawan tangguh asal Rusia, Liudmila Samsonova, dalam pertandingan yang berlangsung penuh ketegangan sejak gim pertama. Kedua pemain saling menekan, menampilkan reli panjang, serta memaksa penonton menikmati duel dengan intensitas tinggi selama lebih dari dua jam. Meski akhirnya harus mengakui keunggulan lawan, Janice tetap memperlihatkan perkembangan permainan yang menjanjikan. Penampilannya menunjukkan mental bertanding yang kuat saat menghadapi pemain berpengalaman di level tertinggi. Hasil pertandingan memang belum berpihak kepadanya, tetapi perjuangan tanpa menyerah menjadi modal penting untuk menghadapi turnamen berikutnya. Penampilan tersebut juga memperlihatkan bahwa Janice terus berkembang sebagai salah satu petenis Indonesia yang mampu bersaing di panggung internasional.
Janice Tjen Tampil Berani Menghadapi Liudmila Samsonova

Janice Tjen memasuki lapangan dengan kepercayaan diri tinggi meski harus menghadapi Liudmila Samsonova yang memiliki pengalaman lebih banyak di level WTA. Sejak awal pertandingan, Janice langsung memberikan tekanan melalui permainan agresif dari garis belakang. Ia beberapa kali memaksa lawannya melakukan kesalahan sendiri dan mampu menjaga ritme permainan tetap seimbang. Set pertama berlangsung sangat ketat hingga kedua pemain memasuki tie break setelah sama-sama mengumpulkan enam gim. Janice terus memberikan perlawanan sengit, namun Samsonova akhirnya mengamankan kemenangan tie break dengan skor 11-9. Kekalahan tipis tersebut tidak mengurangi semangat Janice. Ia tetap tampil percaya diri dan terus mengejar setiap bola dengan determinasi tinggi. Penampilan tersebut memperlihatkan kualitas permainan yang semakin matang sekaligus menunjukkan bahwa Janice mampu bersaing melawan pemain papan atas dunia.
Baca juga: “Festival Durian Malaysia Resmi Jadi Surga Kuliner, Ada Apa Saja di Dalamnya?“
Duel Sengit Berlangsung Hingga Dua Jam Lebih

Setelah kehilangan set pertama, Janice langsung meningkatkan intensitas permainan pada set kedua. Ia terus memberikan tekanan melalui pukulan-pukulan keras dan penempatan bola yang akurat. Samsonova juga menunjukkan kualitasnya dengan tetap tenang dalam menghadapi setiap serangan. Kedua pemain saling mempertahankan servis sehingga skor terus berjalan ketat hingga mencapai kedudukan 5-5. Pada momen penting tersebut, Samsonova memanfaatkan beberapa peluang untuk merebut gim penentuan. Janice tetap berusaha mengejar ketertinggalan dengan permainan menyerang, namun lawannya berhasil mempertahankan keunggulan hingga menutup pertandingan dengan skor 7-5. Pertandingan selama dua jam dua puluh menit tersebut menghadirkan banyak reli panjang yang menguras tenaga sekaligus memperlihatkan kualitas permainan kedua petenis. Penonton pun menyaksikan duel penuh semangat yang berlangsung sejak awal hingga poin terakhir.
Rekor Pertemuan Masih Memihak Liudmila Samsonova
Pertandingan di Toronto Open menambah daftar kemenangan Liudmila Samsonova atas Janice Tjen. Sebelumnya, Samsonova juga meraih kemenangan pada Abu Dhabi Open dan Madrid Open sepanjang musim 2026. Meski hasil pertemuan masih berpihak kepada petenis Rusia tersebut, Janice terus menunjukkan peningkatan permainan dalam setiap pertandingan. Dibandingkan dua pertemuan sebelumnya, kali ini Janice mampu memberikan tekanan lebih besar dan memaksa lawannya bekerja keras hingga lebih dari dua jam. Perkembangan tersebut memperlihatkan proses adaptasi Janice ketika menghadapi pemain dengan pengalaman tinggi. Samsonova sendiri datang ke Toronto dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat hasil positif pada turnamen sebelumnya. Momentum tersebut membuat pertandingan berlangsung semakin menarik karena kedua pemain sama-sama menampilkan permainan terbaik sepanjang laga.
Janice Tjen Terus Mengejar Konsistensi di Panggung Internasional
Janice Tjen terus membangun konsistensi dalam setiap turnamen internasional yang ia ikuti sepanjang musim 2026. Sebelum tampil di Toronto Open, ia mencapai babak kedua Washington Open dan menghadapi Anna Kalinskaya dalam pertandingan yang kompetitif. Ia juga memperoleh pengalaman berharga saat tampil di Wimbledon melawan Daria Kasatkina. Rangkaian pertandingan tersebut memperkaya pengalaman Janice ketika menghadapi berbagai karakter permainan dari petenis papan atas dunia. Setiap turnamen memberikan pelajaran penting untuk meningkatkan teknik, strategi, serta mental bertanding. Usianya yang masih muda juga membuka peluang besar untuk terus berkembang pada musim-musim berikutnya. Dengan kerja keras, latihan yang konsisten, dan pengalaman menghadapi lawan berkualitas, Janice memiliki kesempatan memperbaiki peringkat dunia sekaligus membawa nama Indonesia semakin dikenal dalam persaingan tenis internasional.



